You Are Here » Berita

ADA 1.423 RUMAH SAKIT BELUM TERAKREDITASI INTERNASIONAL


1.423 RS Belum Terakreditasi Internasional

Sumber : Bisnis Indonesia, Jumat, 07 Agustus 2015, diambil dari Mitrais Medical Newsletter


Mayoritas rumah sakit swasta masih belum memenuhi standar akreditasi internasional versi 2012 yang telah diadopsi oleh pemerintah. Padahal, akreditasi rumah sakit ini bersifat wajib sesuai dengan UU No. 44/2009 tentang rumah sakit.

Berdasarkan data Kementrian Kesehatan, dari 1.509 rumah sakit swasta, baru 86 unit yang telah terakreditasi versi 2012. Sekitar 4000 rumah sakit lainnya memegang akreditasi versi 2007 (versi lama), dan sisanya belum memiliki akreditasi.

"Memang belum banyak, baru 86 yang terakreditasi versi 2012 atau standar internasional itu. Sebagian ada yang akreditasi versi 2007,” kata Sekjen Kementerian Kesehatan Untung Suseno Sutarjo kepada Bisnis, Rabu (5/8).

Pemerintah, kata dia, akan mengalihkan akreditasi seluruh rumah sakit ke versi 2012. Artinya, perpanjangan akreditasi rumah sakit - dilakukan setiap lima tahun sekali - yang sebelumnya masih menggunakan versi 2007 akan dialihkan ke dalam versi 2012.

Untung menjelaskan, standar akreditasi versi 2012 mengacu pada standar internasional, sebagaimana arahan Joint Comission International (JCI). Pemerintah sendiri telah mengadopsi standar ini dan dituangkan dalam Permenkes No 2/2012 tentang Akreditasi Rumah Sakit.

Perbedaan antara versi 2007 dengan versi 2012 adalah standar versi 2007 fokus pada provider, kuat pada input dan dokumen, tetapi lemah dalam implementasi serta kurang melibatkan petugas.

Sementara itu versi 2012 fokus pada pasien; kuat pada proses, output dan outcome; kuat pada implementasi, serta melibatkan seluruh petugas dalam proses akreditasi.

"Pemerintah mendorong seluruh rumah sakit swasta untuk menyesuaikan dengan versi 2012," tegasnya.

Ketua Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Sutoto mengakui mayoritas rumah sakit swasta memang kesulitan memenuhi standar internasional yang ditentukan dalam versi 2012 tersebut.

Pasalnya, standar 2012 ini menuntut rumah sakit untuk menjaga kelayakan mutu di seluruh sector, baik dari segi pelayanan maupun peralatan.

Saat ini, imbuhnya, total rumah sakit yang telah memegang akreditasi internasional itu sebanyak 126 unit, baik rumah sakit swasta maupun milik pemerintah.

"Kami sanggup memenuhi standar itu, tapi memang butuh proses karena harus banyak belajar dan melakukan perubahan total terutama di pelayanan."

Namun, Sutoto optimistis seluruh rumah sakit yang ada di Indonesia akan mampu memenuhi standar internasional tersebut. Dia mengklaim, rumah sakit yang terakreditasi tidak hanya berasal dari rumah sakit kelas atas, tetapi juga kelas menengah dan bawah.

"Ini berarti kami sanggup, karena jumlah itu mencakup seluruh kelas, baik atas maupun bawah. Angka 126 itu bagus, karena ini baru diterapkan pada 2012."

Komitmen Pengelola

Ketua Umum Persatuan Rumah Sakit Swasta Indonesia Susi Setyawati menilai masalah terpenting yang menghambat akreditasi rumah sakit swasta adalah komitmen dari pengelola rumah sakit itu sendiri.

Menurutnya, selama ini KARS telah memberikan kemudahan bagi pengelola rumah sakit swasta untuk melakukan berbagai tahapan dalam mendapatkan akreditasi tersebut. Namun, kemudahan itu akan percuma apabila tidak ada sikap kooperatif dari pemilik rumah sakit.

"Hambatan setiap rumah sakit dalam mempersiapkan akreditasi tidak sama, karena akreditasi tidak hanya memenuhi persyaratan yang diminta, tetapi yang terpenting adalah komitmen semua rumah sakit yang fokus pada pelayanan pasien," jelasnya.

« Kembali

Support Online

Konsultasi Terbaru

  • wisnu

    saya punya klinik akan dikembangkan menjadi RSIA Langkahnya bagai mana? dan biaya yng harus saya siapkan?  ...

  • Melissa

    Selamat Malam,

    Kami dari sebuah yayasan RS berniat untuk membuat sebuah RS di tempat yang berbeda. Saat ini kami sedang mencoba untuk membuat FS untuk investor kami, apakah bisa dibantu data apa sa ...

  • lim junedy

    Mohon saranya kami mau mendirik\n RS type D perkiraan biaya dan lain lainnya yg berkaitan dengan pendirian RS tupe D. Terima kasih ...

  • Yudi

    assalamualaikum, kami dari RSKB terletak di kota kecamatan dan sdh terakreditasi, kami ingin konsultasi mslh manajemen, skemanya bagaimana, wass ...

  • Indah Wati

    Salam,
    Yayasan kami memiliki impian mendirikan Rumah Sakit Ibu dan Anak. Ada investor yang berminat mendukung kami.
    Kami ingin mengajukan proposal dan FS kepada investor tersebut. Berapa biaya untuk ...

  • Daniel

    Selamat siang, saya menawarkan pemasangan produk plafon PVC dengan spesifikasi tebal 8 mm, lebar 25 cm - 30 cm, panjang 3 & 4 meter, silahkan hubungi 08787 247 2235 ...

  • dr.Ahmad Agus Salim

    Selamat malam izin menanyakan.. Persyaratan apa saja yang harus ada dan kita lalui untuk mendirikan RS tipe d.. Dan kalo mau konsultasi bisa terkait apa saja ya? Terimakasih ...

  • Torro Parengkuhan Dewata

    Selamat malam... Mohon bantuan jika saya ingin menggunakan jasa konsultan, bagaimana pembayaranya dan kapan saya harus membayarnya?
     ...

  • Yohan

    Apakah boleh dan aman mendirikan RS diatas tanah milik para pemegang saham? Sifatnya hanya meminjamkan untuk dikelola, dengan bagi hasil keuntungan. Bagaimana jika dikemudian hari terjadi konflik? Lal ...

  • Juli Riyanto

    Assalamualaikum pak,
    Apakah saya bisa mendapatkan no HP bapak lebih lanjut untuk menjalin kerjasama di bidang rumah sakit.
    Perusahaan Saya PT Bina Talenta Solusindo bergerak di bidang RS mulai dari  ...

Video